Kalurahan Pulutan Ikuti Sosialisasi Implementasi Budaya Kerja SATRIYA

Heri Kurniawan, S.IP 10 Agustus 2026 13:52:59 WIB

Pulutan - Sidasamekta - 10 Agustus 2026 — Pemerintah Kalurahan Pulutan turut mengikuti Sosialisasi Implementasi Budaya Kerja SATRIYA di Lingkungan Pemerintah Kalurahan yang diselenggarakan oleh Kapanewon Wonosari, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut bertempat di Ruang Rapat Rama Lantai 3 Kapanewon Wonosari. Sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pemahaman dan implementasi Budaya Kerja SATRIYA di lingkungan Pemerintah Kalurahan sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kalurahan Pulutan hadir dengan empat perwakilan, yaitu Lurah Pulutan, Carik, Tata Laksana, serta Ketua Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal) Pulutan.

Sosialisasi menghadirkan dua narasumber dari DPRD Kabupaten Gunungkidul, yaitu Bapak Purwadi dari Komisi C Fraksi Partai NasDem dan Ibu Anti Kumalasari, S.E. dari Fraksi Partai Golkar.

Mengenal Budaya Pemerintahan SATRIYA

Budaya Pemerintahan SATRIYA merupakan pedoman nilai budaya kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta yang diatur dalam Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 19 Tahun 2022 tentang Budaya Pemerintahan. Regulasi tersebut menjadi landasan dalam membangun aparatur pemerintahan yang memiliki budaya kerja baik, profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat.

SATRIYA tidak hanya dimaknai sebagai sebuah singkatan, tetapi juga menggambarkan watak ksatria yang harus dimiliki oleh aparatur dalam menjalankan tugasnya. Watak tersebut dilandasi ajaran moral sawiji, greget, sengguh, ora mingkuh, yang mencerminkan konsentrasi, semangat, percaya diri dengan tetap rendah hati, serta bertanggung jawab. Semangat tersebut juga berkaitan dengan golong gilig, yaitu semangat persatuan dan kesatuan.

Secara harfiah, SATRIYA merupakan akronim dari tujuh nilai utama, yaitu:

  1. Selaras, yaitu menjaga keseimbangan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.
  2. Akal Budi Luhur-Jatidiri, yaitu memiliki keluhuran budi dan jati diri sebagai pribadi maupun aparatur.
  3. Teladan-Keteladanan, yaitu mampu menjadi contoh yang baik bagi lingkungan dan masyarakat.
  4. Rela Melayani, yaitu memiliki semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
  5. Inovatif, yaitu senantiasa melakukan pembaruan dan menciptakan terobosan positif untuk kemajuan.
  6. Yakin dan Percaya Diri, yaitu melaksanakan tugas dengan keyakinan, tanggung jawab, dan kepercayaan diri.
  7. Ahli-Profesional, yaitu memiliki kompetensi, komitmen, dan profesionalitas dalam melaksanakan pekerjaan.

Nilai-nilai tersebut bersumber dari filosofi Hamemayu Hayuning Bawana, yang pada dasarnya mengandung semangat untuk menjaga, memelihara, dan membangun keselamatan serta kesejahteraan kehidupan. Dalam konteks pemerintahan, filosofi tersebut menegaskan bahwa aparatur hendaknya lebih mengutamakan pengabdian dan karya untuk masyarakat daripada kepentingan pribadi.

Dorong Pelayanan Pemerintahan yang Lebih Baik

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kalurahan Pulutan mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan nilai-nilai SATRIYA dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Penerapan Budaya Pemerintahan SATRIYA tidak hanya dilakukan dalam bentuk pemahaman terhadap aturan, tetapi juga diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan kebiasaan aparatur dalam bekerja. Mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, menjaga hubungan yang harmonis, memberikan pelayanan dengan baik, hingga terbuka terhadap inovasi dan perubahan.

Dengan demikian, nilai SATRIYA diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari di lingkungan Pemerintah Kalurahan Pulutan. Aparatur tidak hanya dituntut menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang ramah, profesional, berintegritas, dan benar-benar berorientasi kepada kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kalurahan dan Bamuskal dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Kehadiran bersama unsur Pamong Kalurahan dan Bamuskal menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, bertanggung jawab, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Pemerintah Kalurahan Pulutan berkomitmen untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Budaya Pemerintahan SATRIYA dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

SATRIYA bukan sekadar slogan, tetapi menjadi nilai yang diharapkan tumbuh dalam sikap, perilaku, dan cara kerja setiap aparatur Pemerintah Kalurahan Pulutan.

 
 
 
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • pemdespulutan
    walaikumsalam. amin...baca selengkapnya
    16 November 2017 08:38:18 WIB
  • Heri
    Maju desaku...baca selengkapnya
    09 November 2017 04:01:13 WIB
  • Heri
    Maju desaku...baca selengkapnya
    09 November 2017 04:00:27 WIB
  • vdOJGoyYEWinMoflW
    GycBhR gdcoggcqfamv, [url=http://ieiocvzumugc.com...baca selengkapnya
    13 Oktober 2017 17:13:28 WIB
  • rusdiyanto
    Ass,semoga desa pulutan makmur dan damai,saya warg...baca selengkapnya
    02 Oktober 2017 14:33:39 WIB
  • Aninibiow
    http://fjdhgksf76w444.com hi everyone...baca selengkapnya
    26 September 2017 23:12:59 WIB
Galeri Foto
KALURAHAN PULUTAN
SELAMAT DATANG DI WEBSITE KALURAHAN PULUTAN --- SUGENG RAWUH WONTEN ING WEBSITE KALURAHAN PULUTAN
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial